Kompetisi INTEGRA 2026: Smart Logistics Challenge Wujud Implementasi PJBL OBE Mata Kuliah Teknik Kendali

Senggarang, 16 Juni 2026 – Suasana Auditorium Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman (FTTK) UMRAH tampak berbeda pada Selasa (16/06). Sebanyak 85 mahasiswa Semester IV Program Studi Teknik Elektro mengikuti Kompetisi INTEGRA 2026: Smart Logistics Challenge, sebuah ajang yang menguji kemampuan mahasiswa dalam merancang dan mengimplementasikan sistem kendali berbasis robotika.

Peserta mengikuti rangkaian Kompetisi INTEGRA 2026 di Auditorium FTTK UMRAH.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Project Based Learning (PjBL) dalam kerangka Outcome Based Education (OBE) pada Mata Kuliah Teknik Kendali yang diampu oleh Hollanda Arief Kusuma.

Sebanyak 28 tim berpartisipasi dalam kompetisi ini. Uniknya, setiap tim menggunakan nama hero dari permainan Mobile Legends sebagai identitas kelompok mereka. Melalui tantangan yang diberikan, mahasiswa dituntut untuk mengintegrasikan kemampuan pemrograman, sistem kendali, sensor, dan kerja sama tim dalam sebuah simulasi sistem logistik cerdas.

Pada proyek yang dikerjakan, mahasiswa mengembangkan dua robot yang bekerja secara estafet. Robot pertama, yaitu Carrier, bertugas memindahkan barang menggunakan metode PID Robust untuk menavigasi lintasan berbentuk S-Tetris secara presisi. Robot ini harus mampu membawa berbagai variasi beban tanpa memerlukan perubahan program saat pengujian.

Setelah mencapai titik tujuan, barang akan diteruskan ke robot kedua, yaitu Sorter, yang dikembangkan secara mandiri oleh masing-masing tim. Robot ini menggunakan Logika Fuzzy untuk mengklasifikasikan dan memilah barang berdasarkan berat secara otomatis.

 

Mahasiswa mempresentasikan dan menguji sistem robotika yang telah dikembangkan.

Untuk mendukung proses tersebut, mahasiswa mengintegrasikan berbagai sensor seperti sensor inframerah, sensor ultrasonik, dan sensor berat (weight sensor) menggunakan mikrokontroler ESP32. Sistem juga dilengkapi dengan motor DC, motor servo, serta LCD sebagai antarmuka pengguna.

Kompetisi ini mensimulasikan kondisi yang umum dijumpai pada industri otomasi modern. Sistem yang dikembangkan harus mampu memindahkan sekaligus memilah empat jenis beban dengan rentang massa 10 gram hingga 1 kilogram secara otomatis.

Saat perlombaan berlangsung, setiap tim diberikan waktu dua menit untuk melakukan kalibrasi sebelum memasuki tahap pengujian penuh secara autonomous. Penilaian dilakukan berdasarkan tiga aspek utama, yaitu stabilitas navigasi robot pada lintasan, akurasi proses sortir barang, serta kecepatan penyelesaian misi.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan capaian pembelajaran mata kuliah secara langsung. Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai PID dan Logika Fuzzy, tetapi juga mengasah kemampuan bekerja dalam tim, mengelola proyek, menyusun dokumentasi teknis, dan menyelesaikan permasalahan yang menyerupai kondisi nyata di dunia industri.

 

🏆 Daftar Pemenang INTEGRA 2026

PeringkatTimAnggota
🥇 Juara 1JohnsonArfiyu Faras Raditya
Farizuwan Solihin
Abdhy Satria Wicaksono
🥈 Juara 2AlucardDidik Agung Nugraha
Rinaldi Sirait
Teguh Ersyarudin
🥉 Juara 3Yu ZhongYoga Anugrah Nurrochman Arifin
Reinaldo
Melyisa Zeleana Putri
Dimas Dwi Pramuja

Melalui Kompetisi INTEGRA 2026, Program Studi Teknik Elektro UMRAH kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan perkembangan teknologi. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi pembelajaran berbasis proyek yang mendorong mahasiswa untuk siap menghadapi tantangan dunia kerja dan industri otomasi di masa depan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *